Senin, 12 November 2012

Sumber : www.keSEMat.com

PENGERTIAN MANGROVE
Macnae (1968) :
Bahasa Portugis mangue dan bahasa Inggris grove.
Tomlinson (1986) dan Wightman (1989) :
Tumbuhan yang terdapat di daerah pasang surut maupun sebagai komunitas.
Kita sering menyebut hutan di pinggir pantai tersebut sebagai hutan bakau.
HABITAT MANGROVE
  1. Pesisir pantai
  2. Teluk yang terlindung
  3. Pulau di lepas pantai
  4. Laguna
  5. Muara sungai
  6. Delta
  7. Rawa
  • TELUK
  • LAGUNA
  • DELTA
  • TELUK
  • Teluk adalah kenampakan garis pantai erosional yang disebabkan oleh aktivitas gelombang laut sehingga laut menjorok ke arah daratan.
  • Lokasi Teluk di Pantura yaitu (1) Teluk Semarang (Kota Semarang), (2) Teluk di Desa Binangun (Kec. Lasem, Kab.Rembang), (3) Teluk di Desa Pangkalan (Kec.Sluke, Kab.Rembang), (4) Teluk di Desa Blebak Sekuro (Kec. Mlonggo, Kab.Jepara), (5) Teluk Kesembu di Perairan Pantai Kartini (Kab.Jepara), (6) Teluk Pemalang dan (7) Teluk Bangsri (Kab.Brebes).
  • LAGUNA
  • Laguna adalah sekumpulan air asin yang terpisah dari laut oleh penghalang yang berupa pasir, batu karang atau semacamnya. Jadi, air yang tertutup di belakang gugusan karang  atau pulau-pulau atau di dalam atol disebut laguna.
  • Di Pantura Jawa Tengah tidak terdapat laguna. Contoh bentuk laguna yang ada di Jawa, antara lain Laguna Segara Anakan di  Cilacap dan di Malang.
  • DELTA
  • Delta adalah endapan sedimen yang berasal dari daratan yang terbentuk di muara sungai yang berbatasan dengan laut ataupun danau.
  • Di Pantura Jawa Tengah terdapat 3 (tiga) lokasi delta yaitu Delta  Wulan (Demak), Delta Bodri (Kendal) dan Delta Comal (Pemalang)
  • CIRI-CIRI EKOSISTEM MANGROVE
  • Memiliki jenis pohon yang relatif sedikit.
  • Memiliki akar tidak beraturan misalnya seperti jangkar  melengkung dan menjulang pada bakau (Rhizophora spp), serta akar yang mencuat  ke atas (vertikal) seperti pensil pada Pidada (Sonneratia spp) dan pada Api-api (Avicennia spp).
  • Memiliki biji (propagul) yang bersifat vivipar  atau telah berkecambah di pohonnya, khususnya pada Rhizophora.
  • Memiliki banyak lentisel pada bagian kulit  pohon.
  • SYARAT HIDUP MANGROVE
  • Tropis dan subtropis 32° LU – 38° LS.
  • Tropis, penyinaran matahari penuh.
  • Suhu diatas 22°C.
  • Curah hujan tinggi (2500 – 3000 mm/th).
  • Di daerah terlindung.
  • Dataran lumpur/Mud-flat luas dan jauh.
  • Deltaic.
  • Perbedaan pasang tertinggi dan surut  terendah jauh.
JENIS-JENIS MANGROVE
1. Komponen Utama (Mangrove Mayor)
  1. Secara taksonomi terisolasi dari “saudaranya” yang hidup di darat.
  2. Secara alami hanya hidup di hutan mangrove.
  3. Sering membentuk tegakan murni (bergerombol).
2. Komponen Tambahan (Mangrove Minor)
  1. Bukan elemen nyata ekosistem mangrove.
  2. Biasanya ditemui di bagian tepi/ perbatasan habitat mangrove.
  3. Jarang membentuk tegakan murni (bergerombol).
3. Asosiasi Mangrove
  1. Tidak dijumpai tumbuh di komunitas mangrove sesungguhnya.
  2. Sering dijumpai sebagai tumbuhan darat.

Mengapa Ekosistem Mangrove Harus Dilindungi?
Tiga alasan penting:
  1. Karena adaptasi tumbuhnya yang tidak dapat ditiru oleh vegetasi lain.
  2. Karena fungsi kompleksnya yang tidak dapat tergantikan oleh ekosistem lainnya.
  3. Keberadaannya terancam.
FUNGSI MANGROVE
A. Fungsi Fisik
  1.  Mencegah erosi pantai.
  2.  Menahan badai/gelombang tsunami .
  3.  Mencegah masuknya air laut ke daratan (intrusi air laut).
B. Fungsi Ekologis
  1. Tempat mencari makan binatang mangrove (Feeding Ground/Shelter).
  2.  Tempat pemijahan/beranak pinak dan pengasuhan binatang mangrove (Spawning/Nursery ground).
  3.  Pemindahan/pertukaran nutrisi (Export Nutrien).
C. Fungsi Sumberdaya dan Jasa
  1.  Kayu bakar/arang.
  2.  Bahan baku industri.
  3.  Makanan dan obat.
  4.  Pariwisata.
  5.  Perubahan/konversi lahan.
FUNGSI: EKOLOGIS
       Produktivitas primer
       Tempat mencari makan
       Tempat memijah/pembesaran
       Penghasil unsur hara/pupuk
       Penangkap bahan pencemar
       Perangkap karbon
Apakah Anda sadar, bahwa:
  1. Asap motor dan mobil Anda yang beracun itu, telah diserap dengan baik oleh dedaunan mangrove sehingga udara di kota kita menjadi bersih dan sehat?
  2. Lalu, apakah Anda juga tidak ingat bahwa daun-daun mangrove yang lebat, berguna sekali dalam menyerap karbon untuk mengurangi dampak perubahan iklim yang saat ini menjadi ancaman serius bagi umat manusia, yaitu pemanasan global.
  3. Sampah à mangrove yang baik, telah menetralisirnya sehingga laut kita menjadi sangat bersih dan tak tercemar lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar